Gunung Inerie

Posted: Februari 3, 2012 in Uncategorized

Gunung  Inerie memiliki ketinggian 2.245 meter di atas permukaan laut. Bagian gunung yang  berhutan lebat hanya terdapat di sebelah barat lereng gunung. Sedangkan hutan  di lereng bagian selatan telah dikonversi menjadi daerah perkebunan. Sebagian  besar hutan yang terdapat di dalam kawasan ini terletak pada ketinggian  1.000-1.500 meter dari permukaan laut.

Gunung  Inerie pernah meletus pada tahun 1882 dan 1970. Gunung ini ramai didaki ketika  musim kemarau, yakni antara bulan Juni hingga Agustus.

Dari atas puncak Gunung,  para pendaki bisa dengan leluasa melihat pemandangan yang indah ke segala arah.  Pemandangan Kota Bajawa di sebelah barat laut, dengan kabut tipis di atasnya, tampak  seperti kota-kota kecil dan tua di Eropa. Sedangkan di bagian selatan tampak birunya  laut Sawu, menempel rapat di kaki Gunung Inerie.

Di sisi selatan  puncak Gunung Inerie terdapat sebuah batu besar yang diyakini sebagai penjelmaan dari sosok Jaramasi beserta kuda tunggangannya. Menurut legenda, Jaramasi adalah seorang satria penjaga Gunung  Inerie. Kata, ”jara” berarti kuda dan ”Masi” adalah nama orang (laki-laki). Artinya  ”kuda milik Masi”, yang merupakan seorang pahlawan di wilayah perkampungan kaki  Gunung Inerie.

Gunung  Inerie terletak di Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s