Taman Narmada

Posted: Februari 3, 2012 in Uncategorized

Taman Narmada, Seperti kerajaan-kerajaan lainnya di Nusantara, kerajaan-kerajaan  Bali yang pernah berkuasa di Pulau Lombok banyak membangun taman-taman sebagai  tempat peristirahatan para Raja untuk menikmati suasana alam setelah penat  dengan urusan kerajaan. Di dalam taman-taman itu terdapat beberapa peralatan  yang biasa digunakan untuk menghibur raja-raja. Berbeda dengan taman-taman  lainnya di Nusa Tenggara Barat, Taman Narmada dibangun sebagai tempat  peribadatan dan ritual para raja.

Narmada adalah sebuah taman yang dibangun oleh Raja Anak Agung Gde Ngurah Karangasem tepatnya pada tahun 1727 M. Sebagian buku  sejarah menyatakan waktu pendiriannya pada tahun 1805 M. Nama taman ini diambil  dari sebuah Sungai suci di India, Sungai Narmada. Taman ini menyerupai Gunung  Rinjani dan Danau Segara Anak. Konon, ketika Sang Raja sudah terlalu tua untuk  melakukan ritual kurban (pekelan) ke puncak Gunung Rinjani yang memiliki  ketinggian 3.726 meter, beliau memerintahkan seluruh arsitek kerajaan untuk membawa  nuansa Gunung Rinjani ke tengah pusat kota. Akhirnya mereka bersepakat untuk membuat  duplikatnya yaitu Taman Narmada. Pada masa lalu, selain sebagai tempat khusus  untuk memuja Dewa Shiwa, Taman Narmada juga diperuntukkan sebagai tempat peristirahatan  raja.

Saat ini Taman Narama terbuka untuk umum dan  menjadi pusat rekreasi yang selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara  dan selalu padat terutama pada akhir pekan.

Jika anda pecinta alam namun terlalu sibuk dan  tidak memiliki cukup waktu, maka tidak salah jika anda menyempatkan diri untuk  singgah di Taman Narmada. Konsep taman ini berciri-khaskan nuansa alam yang  eksotik, ditata menyerupai bentuk gunung. Di bagian bawah terdapat tiga kolam  yang diairi oleh sumber mata air jernih bagaikan sebuah danau. Jumlahnya yang  tiga sama dengan jumlah Danau Segara Anak di puncak Gunung Rinjani. Di dalam taman ini terdapat sebuah pura bernama Pura Kalasa yang berada di bagian atas.  Untuk sampai ke pura ini, anda harus melewati puluhan anak tangga yang sengaja  dibuat agar tampak seolah-olah menaiki Gunung Rinjani. Cukup melelahkan untuk  sampai ke puncak atas Pura Kalasa. Namun rasa capek dan lelah tersebut akan  terhapus dengan adanya suasana alam yang masih segar, pepohonan yang rindang  dan kolam renang alami dengan air yang jernih.

Antara bulan November dan Desember, taman ini  akan tampak seperti pusat ibadah. Para penduduk asli Lombok penganut agama Hindu  pada bulan tersebut biasanya merayakan Hari Pujawali dengan menaiki Gunung Rinjani dan melakukan ritualpekelan dengan melempar barang-barang dan perhiasan  kecil untuk menghormati Dewa yang menjaga Gunung Rinjani. Namun bagi yang tidak  mampu pergi ke gunung, mereka cukup datang menuju pura di taman ini.

Hal menarik lainnya, air kolam di Taman Narmada ini berasal dari sumber mata air yang berasal dari Gunung Rinjani dan dipercaya  bisa membuat awet muda seseorang. Anda bisa mencobanya dengan cara mencuci muka atau meminum air tersebut.

Taman ini terletak di Kota Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s